Tuesday, January 10, 2017

ABM dan ABC

1.    Activity Based Management
ABM adalah proses manajemen yang digunakan menyediakan informasi oleh suatu dasar aktivitas atas dasar analisis biaya untuk mengembangkan keuntungan organisasi.
ABM mencakup pembuatan keputusanberikut :
1.      Modifikasi harga, bauran produk, dan bauran pelanggan
2.      Meningkatkan hubungan dengan pemasok dan pelanggan
3.      Meningkatkan rancangan produk dan jasa
4.      Membuat aktivitas lebih efisien
5.      Mengurangi kebutuhan untuk membentuk aktivitas yang tidak perlu dan yang tidak  menciptakan nilai pelanggan

2.    Manfaat ABM dan ABC
Terutama bermanfaat  jika operasi bersifat kompleks dengan jenis produk banyak dan proses pemanufakturan atau tahapan – tahapan dalam penyediaan jasa banyak atau kompleks.

3.    Pentingnya ABM
Permintaan akan informasi akuntansi manajemen yang akurat dan relevan telah menyebabkan konsep activity based management (ABM).
ABM adalah suatu sistem yang luas, pendekatan terintegrasi yang memfokuskan perhatian manajemen pada aktivitas dengan tujuan meningkatkan nilai pelanggan dan keuntungan. ABM mengutamakan kalkulasi biaya berdasarkan aktivitas (ABC = Activity Based Costing)  dan analisis proses nilai.

4.    Proses Pabrikasi dalam ABM Mempunyai 4 Kategori Aktivitas
1.    Aktivitas berlevel unit adalah aktivitas yang dilakukan untuk memproduksi setiap satu unit produk. Contohnya, pemakaian bahan, pemakaian jam kerja langsung, memasukkan komponen, inspeksi setiap unit, dan aktivitas menjalankan mesin.
2.    Aktivitas berlevel Batch adalah aktivitas yang dilakukan untuk batch atau  kelompok produk.
3.    Aktivitas pendukung produk adalah aktivitas yang dilakukan untuk mendukung produksi produk yang berbeda.
4. Aktivitas pendukung fasilitas adalah aktivitas yang dilakukan untuk mendukung produksi produk secara umum. Contoh :
Aktivitas                               Level              Driver
Pembelian bahan              Unit                 Biaya bahan
Tenaga kerja langsung    Unit                 Biaya tenaga langsung
Operasi mesin                    Unit                 Jam mesin
Setup                                   Batch              Jam setup
Pesanan produk                Batch              Jumlah pesanan
Penanganan bahan         Batch             Jumlah muatan

5.  Kalkulasi biaya Produk
Sistem biaya berdasarkan aktivitas, pertama-tama menelusuri biaya aktivitas dan kemudian ke produk. Karena itu sistem ABC juga merupakan proses dua tahap, tetapi pada tahap pertama hanya menelusuri biaya overhead ke aktivitas bukan ke unit organisasi, seperti pabrik atau departemen. Baik dalam sistem ABC maupun tradisional, tahap kedua meliputi pembebanan biaya ke produk.

1.    Prosedur tahap pertama :
Pada tahap ini memberikan lima hasil :
a.    Identifikasi aktivitas
b.    Biaya – biaya dibebankan ke aktivitas
c.    Aktivitas yang berkaitan dikelompokkan  untuk membentuk kumpulan aktivitas
d.    Biaya aktivitas  yang dikelompokkan, dijumlahkan untuk mendefinisikan kelompok
e.    Tarif (overhead) kelompok dihitung

2.    Prosedur tahap kedua
Menghasilkan rumusan atau  formula pembebanan overhead dari setiap kelompok biaya kepada setiap produk sebagai berikut.
Overhead dibebankan (pada suatu produk) = Tarif kelompok x unit penggerak yang dikonsumsi produk

6     Activity Based Costing
Activity Based Costing (ABC), suatu prosedur yang menghitung biaya objek seperti produk, jasa, dan pelanggan. ABC pertama-tama membebankan biaya sumber daya ke aktivitas yang di bentuk oleh organisasi.
Objek Biaya dan Cost Driver (pemicu daya)
1     Objek biaya merupakan sesuatu atau aktivitas dimana biaya diakumulasikan.
2.    Empat jenis objek biaya adalah:
a.    Produk atau kelompok produk yang saling berhubungan.
b.    Jasa.
c.    Departemen (teknik,dan sumber daya manusia)
d.    Proyek,seperti penelitian,promosi pemasarana atau usaha jasa.Cost driver merupakan faktor-faktor yang mempunyai efefk terhadap perubahan level biaya total untuk suatu obyek biaya.
3.    Cost driver merupakan faktor-faktor yang mempunyai efek terhadap perubahan level biaya total untuk suatu objek biaya.

7 .   Tujuan dan Peranan ABC
Tujuan ABC digunakan untuk meningkatkan akurasi analisis biaya dengan memperbaiki cara penelusuran biaya ke objek biaya.

Peranan sistem ABC
1.    Pembebanan biaya tidak langsung dan biaya pendukung
2.    Pembebanan biaya dan alokasi biaya: Biaya langsung dan tidak langsung.
Pembebanan biaya merupakan proses pembebanan biaya ke dalam cost pool atau dari cost objecks. Biaya langsung dapat ditelusuri secara langsung ke cost atau cost object secara mudah dan dapat dihubungkan secara ekonomi. Biaya tak langsung tidak dapat ditelusuri secara mudah, sulit dihubungkan secara ekonomi dari biaya atau cost pool ke cost pool atau objek biaya.

8.    Cost Driver, Cost Pool, dan Cost Objects
Biaya terjadi jika sumber daya digunakan untuk tujuan tertentu. Kadang-kadang biaya dikumpulkan  ke dalam kelompok tertentu, yang disebut cost pool.
Cost objects atau objek biaya adalah produk, jasa atau unit organisasi di mana biaya dibebankan untuk beberapa tujuan manajemen.
Cost driver digunakan untuk menghitung biaya sumber dari setiap unit aktivitas.



KESIMPULAN

Pada dasarnya terdapat keterkaitan antara ABM dan ABC.Keterkaitannya adalah ABC memfokuskan perhatian pada aktivitas dalam mengalokasikan biaya overhead pada produk sedangkan ABM lebih memfokuskan perhatiannya pada pengaturan aktivitas-aktivitas untuk mengurangi biaya. Meskipun terdapat keterkaitan antara keduanya akan tetapi ada beberapa hal yang tidak dapat dijelaskan melalui teori ABC ini yaitu mengenai penganalisisan aktivitas untuk mengeliminasi aktivitas tidak bernilai tambah (non value added activities) dan mengoptimalkan aktivitas bernilai tambah pada suatu perusahaan.

No comments: