Tujuan utama laporan keuangan menurut IAI (2011:45.4)
adalah menyediakan informasi yang relevan untuk memenuhi kepentingan pemberi
sumber daya yang tidak mengharapkan pembayaran kembali, anggota, kreditur dan
pihak lain yang menyediakan sumber daya bagi entitas nirlaba.
Dewan Standar Akuntansi Keuangan
Amerika (Financial Accounting Standards
Board–FASB) juga turut menjelaskan tujuan laporan keuangan organisasi
nirlaba. Tujuan laporan keuangan organisasi nirlaba menurut Statement of Financial Accounting Concepts
(SFAC) No. 4 Objectives of Financial
Reporting by Non-Business Organizations dalam (Mardiasmo, 2009:167) adalah:
1. Laporan keuangan organisasi
non-bisnis hendaknya dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi penyedia
dan calon penyedia sumber daya, serta pengguna dan calon pengguna lainnya dalam
pembuatan keputusan yang rasional mengenai alokasi sumber daya organisasi.
2. Memberikan informasi untuk membantu
para penyedia dan calon penyedia sumber daya, serta pengguna dan calon pengguna
lainnya dalam menilai pelayanan yang diberikan oleh organisasi non-bisnis serta
kemampuannya untuk melanjutkan memberikan pelayanan tersebut.
3. Memberikan informasi yang bermanfaat
bagi penyedia dan calon penyedia sumber daya, serta pengguna dan calon pengguna
lainnya dalam menilai kinerja manajer organisasi non-bisnis atas pelaksanaan
tanggung jawab pengelolaan serta aspek kinerja lainnya.
4. Memberikan informasi mengenai sumber
daya ekonomi, kewajiban, dan kekayaan bersih organisasi, serta pengaruh dari
transaksi, peristiwa dan kejadian ekonomi yang mengubah sumber daya dan
kepentingan sumber daya tersebut.
5. Memberikan informasi mengenai
kinerja organisasi selama satu periode. Pengukuran secara periodik atas
perubahan jumlah dan keadaan/kondisi sumber kekayaan bersih organisasi
non-bisnis serta informasi mengenai usaha dan hasil pelayanan organisasi secara
bersama-sama yang dapat menunjukkan informasi yang berguna untuk menilai
kinerja.
6. Memberikan informasi mengenai cara
organisasi memperoleh dan membelanjakan kas atau sumber daya kas, mengenai
utang dan pembayaran kembali utang, serta mengenai faktor-faktor lain yang
dapat memengaruhi likuiditas organisasi.
7. Memberikan penjelasan dan
interpretasi untuk membantu pengguna dalam memahami informasi keuangan yang
diberikan.
No comments:
Post a Comment